Dekorasi atau design interior dari suatu toko sangat berpengaruh untuk menarik customer untuk masuk dan memilih dagangan kita. Tentu manajemen display pun harus diperhatikan supaya "mempermudah" customer untuk mencari barang yang ingin dia beli. Sederhananya, orang akan tertarik ke suatu barang karena tampilannya, jadi meskipun barangnya bagus namun penempatan yang salah maka barang tersebut akan kurang optimal penjualannya. Konsep tata letak atau layout untuk display toko juga harus memperhatikan ergonomi.

Apa itu Ergonomi? Dalam kuliah dulu, Ergonomi terdiri dari dua (2) kata yaitu ergos (kerja) dan nomos (ilmu), atau singkat kata ergonomi mempelajari ilmu dari interaksi pekerja, alat kerja, dan pekerjaan itu sendiri, tujuannya supaya produktifitas tinggi dan pekerjanya sehat. Apa hubungan Ergonomi dengan Ekonomi atau Display? Balik lagi, untuk mengoptimalkan kerja atau display toko maka hal yang harus diperhatikan adalah anatomi manusia. Sederhananya adalah perhatikan karakteristik dan kapasitas orangnya, juga jangan lupa lihat kapasitas beban, display dan karakteristiknya karena mereka akan berinteraksi satu sama lain. Tinggi badan orang akan berpengaruh pada jangkauan untuk mengambil barang yang ada di atas, beban yang berat sebaiknya tidak diletakan di bagian lebih tinggi dari pada bahu, peletakan barang yang ingin diunggulkan atau yang laku pada tempat yang mudah terlihat, sebaiknya jangan menyimpan dibagian bawah atau terlalu tinggi, sebaiknya sejajar dengan mata atau sejajar dengan bahu supaya mudah dilihat dan mudah dijangkau. Tata letak harus bisa memanjakan pembeli, namun juga harus memperhatikan faktor keselamatan penjaga toko, pastikan bahan-bahan untuk display kokoh dan sesuai dengan kapasitas barang yang diletakan. Alat bantu seperti tongkat atau tangga mungkin dapat membantu penjaga toko untuk menjangkau barang display.


Egonomi juga tidak hanya membahas mengenai orang, barang dan pekerjaannya, namun juga lingkungan. Faktor lingkungan apa yang harus diperhatikan untuk display? Utamanya, faktor lingkungan berupa pencahayaan dapat mempengaruhi minat calon pembeli, contohnya adalah ada toko yang menggunakan efek cahaya yang baik untuk menonjolkan tokonya, namun ada juga yang menggunakan efek cahaya untuk mendukung produk unggulannya, pencahayaan juga bisa digunakan sebagai akal pedagang untuk "menipu" mata calon pembelinya, contohnya dengan efek cahaya tertentu (remang) umumnya warna produk akan akan tampak berbeda dari aslinya, berbelanjalah di tempat berjualan yang pencahayaannya cukup sehingga anda tidak dirugikan! Faktor lingkungan lainnya misalnya musik, temperatur/ suhu, debu, polusi, bahkan wangi-wangian. Intinya adalah ciptakan lingkungan yang nyaman bagi calon pembeli anda.

Ingin diskusi lebih lanjut tentang display, next saja...

Untuk produk display toko yang kami tawarkan dapat dilihat disini



0 komentar:

Posting Komentar

Translate

Categories

Cintailah Produk Indonesia

Cintailah Produk Indonesia

Mengenai Saya

Foto saya
Berawal dari produsen souvenir gunting kuku
Les Souvenirs Indonesia. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Recent Posts